Kedewasaan itu masalah klasik. Aku sering menemui, orang yang bertambah umur tapi tidak bertambah dewasa. Mungkin aku juga demikian. Bersembunyi di balik kata usia dan seolah-olah sudah merasa dewasa. Ya, mendapat kebijaksanaan yang tak terkira. Tahu soal pahit-manis kehidupan. Yah, aku tau. Aku cuma sesosok remaja 17 tahun yang tergolong pemimpi akut. Jauh dari arti kata realistis. C'mon, haruskah ketika bermasalah saling diam-diaman satu sama lain? Memelihara kecurigaan satu sama lain? Membicarakan kejelekan satu sama lain? Ataukah soal kata ikhlas yang diumbar-umbar? Terlalu anak kecil banget kan? Dan membuang-buang waktu bersama yang cukup lama tanpa mencoba memahami satu sama lain. Sudah dewasakah itu?. Tentang orangtua memang sulit dimengerti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar